Call Us Now : (+62) 816 289 458
Monday - Friday : 08.00 - 17.00

Perusahaan Data Center


PT. Berlisensi Berkah Mandiri | Konsultan | Jasa IT | Data Center | Jaringan merupakan Perusahaan IT yang memiliki kompetensi mulai dari Infrastruktur sampai IT Managed Services atau Jasa Teknologi Informasi (JTI), dari Integrasi Sistem sampai ke implementasi penuh Enterprise Resource Planning (ERP), dan dari manajemen Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi (JTIK) sampai Jasa Konsultan IT. Berlisensi didirikan sebagai Perusahaan Total IT Solution yang menyediakan layanan End to End IT Solution untuk pelanggan korporasi di Indonesia.

Berlisensi merupakan Perusahaan Jasa Teknologi Informasi yang memilliki tim professional muda dan dinamis, dengan penyegaran pengetahuan dan ketrampilan yang diperlukan secara regular. Berlisensi sebagai Perusahaan Sistem Integrasi juga membangun aliansi strategis dengan sejumlah partner teknologi nasional, regional, dan global untuk memperkuat penawaran solusinya.

Berlisensi sebagai Perusahaan Jasa IT memiliki beberapa Jasa Solusi IT utama sebagai berikut :
  • Cloud Computing: konsultasi bisnis & teknis, datacenter assessment, implementasi, managed services, reseller (SaaS, IaaS, PaaS) serta training menuju virtualisasi sampai dengan komputasi awan baik itu private, public, maupun hybrid.
  • Enterprise Mobility: mentransformasi menjadi mobile enterprises, termasuk menghubungkan ke sumber data back-end, membangun mobile application, menerapkan ke peralatan mobile, mobile application store, dan management
  • System and Network Integration: disain dan implementasi arsitektur infrastruktur TIK, Multi-Platform Integration Systems, Server & Storage Consolidation, Network Design, Business Service Management.
  • Business Application Implementation: ERP, CRM, SCM, Workflow & Business Process Management, Service Oriented Architecture, Knowledge Management, Portal, Enterprise Performance Management, Business Intelligence, Banking Solutions, Telco & Media Solutions
  • Business Discovery and Analytical: In Memory Business Discovery, User Centric Business Intelligence, Big Data Analysis, Data warehousing
  • Consulting Services: ITIL, ICT Strategic Plan, IT Blueprint, Cetak Biru Teknologi Informasi, IT Master Plan, Business Continuity Management, Data Center, Disaster Recovery Plan
  • Managed Services: Service Management (call center, helpdesk), Infrastructure Management (Desktop Management, Network Management, Datacenter Management Services, Structured Cabling), Cloud Services, IT Security dan Application Management Services (ERP, HR, Microsoft Office, dll).

Jasa Konsultan Data Center, Solusi Data Center, Jasa Data Center, Jasa Desain Data Center, Jasa Pengadaan Data Center, Jasa Pembangunan Data Center, Jasa Pembuatan Data Center, Jasa Implementasi Data Center, Jasa Pemasangan Data Center, Jasa Instalasi Data Center, Jasa Konfigurasi Data Center, Jasa Setting Data Center, Jasa Pemeliharaan Data Center, Jasa Perawatan Data Center, Jasa Perbaikan Data Center, Jasa Service Data Center, Jasa Maintenance Data Center, Jasa Teknologi Informasi, Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi


Data Center yang secara harafiah berarti pusat data, adalah suatu fasilitas untuk menempatkan sistem komputer dan equipment-equipment terkait, seperti sistem komunikasi data dan penyimpanan data. Fasilitas ini mencakup catu daya redundant, koneksi komunikasi data redundant, pengontrol lingkungan, pencegah bahaya kebakaran, serta piranti keamanan fisik. Pada era ICT (Information and Communication Technology) saat ini, Data Center telah menjadi satu issue penting di dunia, khusunya bagi para pelaku bisnis. Sebagai inti dari layanan bisnis, maka Data Center harus mampu memberikan layanan optimal, sekalipun terjadinya suatu bencana, sehingga bisnis dalam suatu korporasi harus tetap bertahan hingga menghasilkan laba. Berawal dari peran Data Center yang sangat signifikan, serta dikaitkan dengan berbagai issue yang ada pada Data Center saat ini, terutama Disaster Recovery Planning, maka kajian secara komprehensif dan holistik mengenai Data Center, telah menjadi critical issue bagi suatu institusi bisnis sebagai User dan profitable issue bagi produsen penyedia infrastruktur dan equipment Data Center.

Berdasarkan fungsinya, data center dibagi menjadi 2 kategori umum yaitu:
  • Internet Data Center : hanya untuk mendukung aplikasi terkait dengan Internet saja, biasanya dibangun dan dioperasikan oleh service provider atau perusahaan yang memiliki model bisnis berdasarkan pada Internet commerce.
  • Corporate/Enterprise Data Center : mendukung semua fungsi yang memungkinkan berbagai model bisnis berjalan pada layanan Internet, intranet, dan keduanya.
Perancangan Data Center yang Ideal

Kriteria perancangan sebuah data center secara umum antara lain adalah:

Ketersediaan Data center diciptakan untuk mampu memberikan operasi yang berkelanjutan dan terus-menerus bagi suatu perusahaan baik dalam keadaan normal maupun dalam keadaan terjadinya suatu kerusakan yang berarti atau tidak. Data center harus dibuat sebisa mungkin mendekati zero-failure untuk seluruh komponennya.

Scalability dan Flexibility
Data center harus mampu beradaptasi dengan pertumbuhan kebutuhan yang cepat atau ketika adanya servis baru yang harus disediakan oleh data center tanpa melakukan perubahan yang cukup berarti bagi data center secara keseluruhan.

Security
Data center menyimpan berbagai aset perusahaan yang berharga, oleh karenanya sistem keamanan dibuat seketat mungkin baik pengamanan secara fisik maupun pengamanan non-fisik.

Kriteria tersebut diaplikasikan pada beberapa aspek berikut:

Lokasi
  • Berada di luar radius mitigasi bencana/gunung berapi (>15km)
  • Tidak berada dalam jalur patahan geologi
  • Jika merupakan data center untuk Disaster Recovery, minimum berjarak > 40km dari data center utama
  • Cukup tersamarkan dari pengenalan publik (tidak ekspose)
Sarana Penunjang
  • Generator listrik cadangan
  • Catuan PLN, dengan minimum 2 sumber pembangkit yang berbeda untuk tier tinggi
  • Uninterruptible Power Supply (UPS), dengan baterai berkapasitas memadai yang mampu menyediakan pasokan daya sebelum Genset dihidupkan
  • Pengatur udara (HVAC, Heating, Ventilation, and Air Conditioning), yang mampu menjaga suhu dan kelembaban
  • Sistem Pentanahan (Grounding), tahanan pentanahan terintegrasi < 0,5 ohm
Komunikasi   
Memiliki koneksi komunikasi data network lebih dari 1 sumber dengan lebih dari 1 operator untuk tier tinggi. Jika diperlukan, penyiapan koneksi komunikasi data dapat menggunakan akses satelit
Penyiapan jalur komunikasi untuk kordinasi dan komando, misal menggunakan Radio HF/SSB
Pengamanan jalur komunikasi untuk menjaga confidentiality suatu data /informasi

Servis Utama pada Data Center :

Infrastruktur yang Menjamin Kelangsungan Bisnis
Aspek-aspek yang mendukung kelangsungan bisnis ketika terjadi suatu kondisi kritis terhadap data center. Aspek-aspek tersebut meliputi kriteria pemilihan lokasi data center, kuantifikasi ruang data center, laying-out ruang dan instalasi data center, sistem elektrik yang dibutuhkan, pengaturan infrastruktur jaringan yang scalable, pengaturan sistem pendingan dan fire suppression

Infrastruktur Keamanan Data Center
Terdiri dari sistem pengamanan fisik dan non-fisik pada data center. Fitur sistem pengamanan fisik meliputi akses user ke data center berupa kunci akses memasuki ruangan (kartu akses atau biometrik) dan segenap petugas keamanan yang mengawasi keadaan data center (baik di dalam maupun di luar), pengamanan fisik juga dapat diterapkan pada seperangkat infrastruktur dengan melakukan penguncian dengan kunci gembok tertentu. Pengamanan non fisik dilakukan terhadap bagian software atau sistem yang berjalan pada perangkat tersebut, antara lain dengan memasang beberapa perangkat lunak keamanan seperti access control list, firewall, IDS dan host IDS, fitur-fitur keamanan pada Layer 2 (datalink layer) dan Layer 3 (network layer) disertai dengan manajemen keamanan.

Optimasi Aplikasi
Akan berkaitan dengan layer 4 (transport layer) dan layer 5 (session layer) untuk meningkatkan waktu respon suatu server. Layer 4 adalah layer end-to-end yang paling bawah antara aplikasi sumber dan tujuan, menyediakan end-to-end flow control, end-to-end error detection and correction, dan mungkin juga menyediakan congestion control tambahan. Sedangkan layer 5 menyediakan riteri dialog (siapa yang memiliki giliran berbicara/mengirim data), token management (siapa yang memiliki akses ke resource bersama) serta sinkronisasi data (status terakhir sebelum link putus). Berbagai isu yang terkait dengan hal ini adalah load balancing, caching, dan terminasi SSL, yang bertujuan untuk mengoptimalkan jalannya suatu aplikasi dalam suatu sistem.

Infrastruktur IP
Infrastruktur IP menjadi servis utama pada data center. Servis ini disediakan pada layer 2 dan layer 3. Isu yang harus diperhatikan terkait dengan layer 2 adalah hubungan antara ladang server dan perangkat layanan, memungkinkan akses media, mendukung sentralisasi yang reliable, loop-free, predictable, dan scalable. Sedangkan pada layer 3, isu yang terkait adalah memungkinkan fast-convergence routed network (seperti dukungan terhadap default gateway). Kemudian juga tersedia layanan tambahan yang disebut (Intelligent Network Services), meliputi fitur-fitur yang memungkinkan application services network-wide, fitur yang paling umum adalah mengenai QoS (Quality of Services), multicast (memungkinkan kemampuan untuk menangani banyak user secara konkuren), private LANS dan policy-based routing.

Storage
Terkait dengan segala infrastruktur penyimpanan. Isu yang diangkat antara lain adalah arsitektur SAN, fibre channel switching, replikasi, backup serta archival.

Tier pada Data Center
Perancangan data center berangkat dari kebutuhan yang ada, untuk kemudian didefinisikan berbagai perlengkapan IT yang diperlukan beserta pemilihan teknologi berbarengan dengan perencanaan infrastruktur data center yang lain. Ada 4 tier dalam perancangan data center yang setiap tiernya menawarkan tingkat availabilitas yang berbeda disesuaikan dengan kebutuhan suatu data center menurut TIA 942 (Telecommunication Industry Association). Berikut diberikan tabel spesifikasi setiap tier pada data center.


Pengertian N di atas mengacu kepada cacah komponen yang diperlukan agar seluruh pusat data dapat beroperasi pada beban penuh. Sebagai contoh, apabila pusat data pada beban penuh memerlukan 5 unit AC, maka pusat data tier-4 mempersyaratkan total 2(5+1)=12 unit AC, 7 diantaranya sebagai cadangan. Untuk tier-3, maka hanya diperlukan 6 unit AC, hanya 1 sebagai cadangan.

Next Generation Data Center
Next generation data center menjadi isu utama pada data center dalam beberapa tahun ke depan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang meningkat pesat. Next generation data center akan bersifat service-oriented. Langkah yang dilakukan untuk menuju Next generation data center antara lain adalah:
Konsolidasi, mengandung pengertian sentralisasi dan standardisasi dari semua perangkat yang ada sehingga menghasilkan suatu jaringan yang cerdas.
Virtualisasi, mengatur sumber daya agar lebih efisien dan menjadi independen dari infrastruktur fisik.
Otomatisasi, melakukan provisioning yang dinamis dan manajemen informasi untuk mencapai ketahanan bisnis.

Business Continuance
Green Data Center, yang bertujuan meningkatkan efisiensi pemakaian daya, karena konsumsi daya pusat data sudah sangat signifikan.

Layer-layer yang terdapat pada next generation data center tidak jauh berbeda dengan aspek yang terdapat pada data center umumnya, yaitu:
  • Data Center Facilities meliputi bangunan gedung yang menjamin kelangsungan bisnis saat terjadi bencana, efisiensi energi, efisiensi pendingin udara dan sistem cabling.
  • Data Center Infrastructure meliputi virtualisasi berbagai infrastruktur yaitu storage, server, jaringan, dan layanan jaringan.
  • Data Center Applications and OS meliputi integrasi aplikasi dan OS menjadi suatu infrastruktur yang tervirtualisasi.
  • Data Center Management meliputi provisioning, adaptibility, troubleshooting, dan visibility.
  • Data Center Business Process meliputi operasi data center yang bersatu padu, perubahan proses dan tim, serta tingkat keterbacaan operasi, integrasi server, storage,dan jaringan.
Solusi Data Center dan Perencanaan

Pernahkan anda mendengar tentang keunggulan sebuah  perusahaan yang memiliki data center terbaik? Data center adalah suatu fasilitas yang  digunakan untuk  menyimpan atau menempatkan beberapa  server  serta penyimpanan data  yang bisa diatur sesuai kebutuhan. Biasanya solusi data center untuk perusahaan  saat ini adalah dengan memilih   jasa penyedia  data center professional.  Solusi tersebut  sangat penting bagi kemajuan suatu perusahaan mengingat saat ini kemajuan dalam perusahaan juga tidak  terlepas dari teknologi internet yang semakin berkembang.  Dengan sistem pengamanan yang terbaik,   pencegahan terhadap bahaya  seperti halnya kebakaran, solusi   data center   yang ditawarkan perusahaan penyedia akan  memudahkan bagi siapa saja untuk koneksi internet super cepat dan mudah. Sayangnya ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika seseorang atau  perusahaan  memilih data center sebagai alternative terbaik untuk  koneksi internet mereka.

Desain maupun Perencanaan dari data center  harus memperhatikan beberapa hal diantaranya adalah:

Pemilihan lokasi
Penempatan data center harus dipilih dengan lokasi yang paling aman baik dilihat dari   kondisi bangunan,  keadaan geografis lingkungan, topografi maupun  keadaan vulkanologi.

Pengelolaan  data center
Solusi data center harus dikelola dan ditaat dengan baik diantaranya adalah dengan menerapkan pengelolaan suatu standart proosedur   operasi, perawatan, rencana  perbaikan dan juga perencanaan jaminan   kelangsungan bisnis  perusahaan terhadap data center tersebut.

Data center yang dibuat tersebut  bertujuan untuk memberikan sistem operasi yang terus menerus bagi perusahaan ataupun instansi. Solusi data center yang dibuat harus bisa  dioperasikan baik dalam keadaan normal maupun ketika keadaannya  terjadi dalam keadaan rusak. Pembuatan data center harus dibuat seefisien mungkin dan memberikan keamanan bagi penggunanya. Solusi  penggunaan data center pun juga harus mampu menyesuaikan dengan kebutuhan yang semakin pesat.   Bila perusahaan anda membutuhkan data center maka  perhatikan jasa penyedia data  professional agar kebutuhan anda bisa disesuaikan dengan layanan data center yang tersedia.  Sistem keamanan dalam data center  dibuat secara fisik maupun non-fisik, hal ini karena  dalam data center tersebut banyak dokumen  maupun asset perusahaan yang  tersimpan, sehingga pengamanannya pun harus dibuat secara maksimal.

Trend Solusi Data Center
Solusi data center banyak dicari oleh kalangan pelaku bisnis didunia internet. Pasalnya, solusi data center ini memang mampu mengikat minat pengguna internet untuk mengungkap secara tuntas issue tentang solusi data center ini.

Secara sederhana, data center ini dapat diartikan sebagai sebuah pusat data yang berfungsi sebagai fasilitas dalam penyimpanan sistem komputer dan beberapa perlengkapan terkaitnya seperti sistem komunikasi data dan penyimpanan data komputer. Fungsi dari sebuah data center ini yaitu sebagai pencegah koneksi komunikasi data redundant, mencakup catu daya redundant, mencegah bahaya kebakaran, piranti keamanan fisik serta pengontrol lingkungan.

Beberapa fungsi dari solusi data center inilah yang memang sangat dibutukan ditengah era ICT (Information and communication technology) saat ini. Namun, ditengah peran penting data center pada era ICT ini ternyata banyak juga dampak buruk didalamnya seperti menyebabkan eksploitasi energi bumi berlebihan melalui fungsi catu dayanya. Nah, untuk mengatasi hal tersebut maka terbentuklah sebuah gagasan solusi data center dengan nama green data center.

Sebuah gagasan ini dapat  dilakukan secara maksimal jika pelaku bisnis menerapkan beberapa hal berikut ini, yaitu :
  • Melakukan audit efisiensi data center
  • Menggunakan UPS yang memiliki efisiensi hingga 97%
  • Virtualisasi server
  • Storage data center
  • Melakukan konsolidasi data server dan storage
  • Menggunakan fitur manajemen energy pada CPU
  • Menggunakan power supply dan voltage regulator tersertifikasi
  • Melakukan adopsi sistem cooling yang terbaik
  • Menerapkan prioritas reduksi energi dengan menonaktifkan peralatan ICT yang sudah ada.
  • Dalam sebuah bisnis layanan, solusi data center ini harus memberikan hasil yang optimal meskipun didalamnya terdapat suatu masalah tertentu. Tingkat optimal suatu layanan inilah yang akan memberikan nilai laba dalam penjualan jasa.
Untuk meningkatkan nilai laba serta mempertahankan tingkat optimalitas layanan dapat dilakukan dengan cara berikut ini :
  • Merencanakan lokasi yang aman serta memenuhi syarat sipil bangunan seperti geologi, vulkanologi, dan topografi
  • Memiliki sistem cadangan untuk sistem catudaya
  • Memiliki sistem tata udara
  • Memiliki sistem pengamanan
  • Memiliki sistem monitoring lingkungan
  • Memiliki sistem komunikasi data
  • Serta menerapkan tata kelola standar sebagai pengatur dalam solusi data center ini
Produk dan Jasa Pembanguna Data Center :

1). Data Center Construction
Data Center, idealnya terdiri dari beberapa ruangan berdasarkan kebutuhan berikut ini :

Electrical Room
Ruang Panel Listrik dan UPS, sebaiknya terpisah dari ruang Server,
untuk menghindari interferensi elektrical.

Network & Communication Room
Pusat dari semua Structured Cabling berakhir.

Loading Dock
Area tempat menerima semua equipment yang baru datang di Data Center.

Staging Area
Area atau tempat dimana System Administrator dan Network Engineer
melakukan setup dan konfigurasi equipments yang akan digunakan di Data Center.

Storage Room
Area untuk menyimpan equipment Data Center dalam jangka waktu yang lama,
untuk mengurangi penggunaan space ruangan Data Center.

Operation Command Center / Control Room
Area untuk semua System Engineer dan Network Engineer melakukan monitoring
terhadap operasional Data Center.

Backup Room
Ruang kerja bagi personil tambahan, seperti vendor yang melakukan Backup dan
Monitoring Server dan equipments terkait di Data Center.

Vendor Service Area
Ruang khusus untuk semua vendor dalam melakukan pekerjaan yang cukup
signifikan di dalam Data Center, untuk menghindari terlalu lamanya mereka
berada di dalam Data Center.

Konstruksi dan material interior Data Center, terdiri dari :
Partisi
Terbuat dari bahan Calcium Board atau Gypsum tipe Firestop.

Suspend Ceiling atau Plafon
Menggunakan bahan Metal Ceiling atau Acoustic dengan tipe Firestop.

Lantai
Menggunakan Raised Floor atau Access Floor, dengan tipe : Calcium Sulphate, Wooden atau Light Concrete.

2). EMS (Environment Monitoring Systems)
Environment Monitoring Systems atau secara harafiah bisa diartikan Sistem Pemantauan Lingkungan, fungsi utamanya adalah memonitor operasional Data Center dari ancaman lingkungan yang kritis disekitarnya, karena Data Center bekerja secara Non-Stop dan mempunyai Tingkat Tertinggi dari Sisi Monitoring dan Perlindungan.

Contoh ancaman yang harus dipantau untuk meminimalisir gangguan adalah :
  • Suhu
  • Kelembaban
  • Kebocoran air dibawah Raised Floor (Akibat Kondensasi AC)
  • Human Error
  • Getaran
  • Tegangan dan pemadaman listrik secara tiba-tiba.
Akibat dari ancaman tersebut jika tidak dimanage dengan baik, akan berakibat :
  • Rusaknya equipment terpasang
  • Membuat kinerja equipment menjadi lambat
  • Dan tidak menutup kemungkin dapat menimbulkan Shutdown pada Power Supply equipment utama di Data Center, seperti  : Server, Storage dan Network Device.
Dampak lain akibat permasalahan lingkungan di area Data Centre adalah :
  • Biaya ekstra akibat pengantian Suku Cadang yang rusak
  • Turunnya produktivitas SDM karena terjadi Downtime
  • Hilangya profit untuk korporasi yang berbasis Billing Systems
Sekilas cara kerja EMS
Ketika Sensor Cerdas yang berupa Modular Sensor, tipenya bervariasi diantaranya (Sensor Status On/Off AC, Water Leakage, Door Contact, Temperature, Humidity, Vibration, Air Flow, Voltage, Smoke Detector, dan lain sebagainya) bekerja untuk melacak kondisi lingkungan Data Centre dan sistem mendeteksi adanya kelainan, seperti : Peningkatan Suhu di atas batas yang direkomendasikan, maka EMS akan mengirimkan peringatan dini berupa :
  • Sinyal Alarm
  • LED yang berkedip
  • Buzzers
  • Email (Built-in TCP/IP Base)
  • SMS melalui Jaringan GSM (Optional jika ditambahkan USB MODEM)
Setelah menerima peringatan, maka System Administrator  atau Network Administrator yang selalu stanby di NOC (Network Operation Center) dapat menyelidiki dan mengatasi masalah tersebut.

EMS yang kami supply telah memiliki fitur IP Base yang membuatnya dapat diakses untuk secara remote melalui Local Area Network, Wide Area Network atau Internet. Sehingga System Administrator  atau Network Administrator dapat dengan mudah melakukan tugas-tugas pemantauan secara lokal pada ruangan Data Center melalui PC Desktop / Notebook yang  terhubung ke EMS melalui Port Ethernet atau Port COM yang sudah tertanam pada unit EMS. Integrasi EMS dengan peralatan eksternal dilakukan melalui port Dry Contact. Data Center yang menggunakan PAC (Precision Air Conditioning), Fire Supression dan UPS umumnya memiliki port Dry Contact yang tujuannya untuk mewakili satu atau lebih kondisi kritis untuk tujuan pemantauan.

3). Raised Floor / Access Floor
RAISED FLOOR atau RAISED ACCESS FLOOR atau bisa juga disebut dengan ACCESS FLOOR
Adalah sejenis panggung berbentuk tile atau ubin persegi empat, yang dibuat secara presisi dengan standarisasi internasional, dengan fungsi utamanya untuk meninggikan suatu ruangan, dengan keunggulan sebagai berikut :
  • Mudah dipasang dalam waktu singkat
  • Ketinggian Pedestal atau kaki-kaki penyangganya bisa diatur berdasarkan kebutuhan (Adjustable)
  • Ubin atau Panelnya kapanpun bisa diangkat (Liftable)
  • Memungkinkan untuk dibongkar kembali saat akan direlokasi (Removable)
  • Sebagai Media Ducting atau Media Distribusi Udara untuk AC Presisi (Precision Air Conditioning) tipe Down Flow, jika ditambahkan Perforated Panel atau Panel Berlubang.
  • Ruang  kosong dibawahnya dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, seperti : Instalasi Perkabelan (Kabel Data, Kabel Voice dan Kabel   Power), Instalasi Pemipaan (Pemipaan Cooling Systems dan Pemipaan Fire Suppression) dan Instalasi Control Systems, sehingga ruangan tersebut akan terlihat rapi dari segi estetika, mengingat Sistem Perkabelan dan Pemipaan  diruang yang telah dipasang Raised Floor sangat rumit, ditambah lagi banyaknya Sensor dan Nozzle Fire Suppression yang harus dipasang dibagian bawah Raised Floor, maka kebutuhan akan Raised Floor atau Access Floor sangat membantu terhadap permasalahan tersebut, selain berfungsi sebagai Media Anti Statis.
RAISED FLOOR atau RAISED ACCESS FLOOR banyak digunakan untuk kebutuhan :
  • Data Centre
  • IT Room atau Ruang Server
  • Telco Room
  • Call Center
  • Control Room
  • Power Room dan Battery Room
  • Training Room
  • Office Area
  • Studio Broadcasting
  • Laboratorium
  • Dan masih banyak fungsi lainnya
RAISED FLOOR terdiri dari RANGKA dan PANEL
RANGKA yang biasa disebut dengan Understructure, yang berfungsi sebagai kaki-kaki penyangga, dimana Rangka Raised Floor atau Access Floor terdiri dari Pedestal dan Stringer. Sedangkan PANEL berukuran 600x600x35mm untuk menutupi keseluruhan rangkanya.

RAISED FLOOR atau RAISED ACCESS FLOOR dibuat dengan dua tipe Panel
  • Raised Floor tipe Bare Panelnya terbuat dari bahan plat besi, dengan Warna Panel Grey (Abu-abu), dan banyak digunakan untuk kebutuhan Interior Perkantoran (Office Area, Koridor, Loby, dll) biasanya masih harus difinishing menggunakan Karpet Tile ukuran 50x50cm atau Vinyl.
  • Raised Floor tipe HPL Panelnya telah dilapisi  dengan bahan Vinyl Anti Statis atau lebih dikenal dengan istilah HPL (High Pressure Laminated) berwarna White Grey (Putih bercak abu-abu), dan Panel tipe HPL ini tidak perlu difinishing lagi dan siap untuk digunakan. Raised Floor tipe ini sangat banyak digunakan untuk kebutuhan Data Center atau IT Room.
Struktur Material untuk mengisi kepadatan Panel RAISED FLOOR atau RAISED ACCESS FLOOR terdiri dari tiga jenis, diantara adalah sebagai berikut : 
  • Calcium Sulphate Panel Raised Floor berbahan Calcium, atau sejenis Zat Kapur
  • Wooden Panel Raised Floor berbahan Partikel Kayu, sejenis Serbuk Kayu atau Particle Board
  • Cementitious atau Light Concrete Panel Raised Floor berbahan Semen, atau Beton Ringan
Untuk suatu ruangan yang akan dipasang Raised Floor atau Access Floor, maka dibutuhkan beberapa item material yang terdiri dari Material Utama, Material Pendukung dan Aksesoris, diantaranya adalah sebagai berikut :

(1). Understructure dan Panel
Understructure adalah kaki-kaki penyangga Panel Raised Floor atau Access Floor, saat Raised Floor dipasang. Understructure terdiri dari :

a. Pedestal Tiang penyangga berbahan galvanis, dengan tinggi standar 30cm, dan untuk kebutuhan khusus dapat kami pabrikasi secara custom, dengan tinggi bervariasi sesuai kebutuhan, dengan varian tinggi 15 s.d 150 cm 
b. Stringer Systems Chasis atau Frame Penyangga berbahan galvanis, fungsinya untuk menyangga Panel Raised Floor atau Access Floor pada 4 sisi, yang bertumpu diatas Pedestal.

Panel Raised Floor atau Access Floor berbentuk square berukuran 60x60cm atau 2x2feet. Secara fungsi, panel Raised Floor atau Access Floor terdiri dari dua bentuk :

a. Solid Panel, Panel tipe ini adalah panel Raised Floor atau Access Floor biasa, yang sering kita dijumpai terpasang di Data Center atau Ruang Server, yang menggunakan Sistem Pendingin Ruangan atau AC tipe Comfort, bukan AC Presisi
b. Perforated Panel, Panel Raised Floor yang didesain berlubang diatas permukaan Panelnya, fungsinya sebagai Media Ducting Sistem Pendingin Ruangan untuk AC Presisi tipe Down Flow.

(2). Facia
Facia berfungsi untuk menutup celah ruangan terbuka di Area Pintu atau Area Partisi Ruangan yang terbuat dari kaca, setelah dipasang Raised Floor atau Access Floor. Facia terdiri dari dua tipe :

a. Facia Depan Pintu Untuk menutup celah berlubang di Depan Pintu 
b. Facia Keliling Untuk menutup celah yang berbatasan langsung dengan Partisi Ruangan yang terbuat dari kaca

(3). Media Akses
Media Akses fungsinya untuk memudahkan akses orang dan equipments kedalam ruangan yang telah dipasang Raised Floor atau Access Floor, karena perbedaan level ketinggian dengan ruangan diluarnya. Berdasarkan kebutuhan dan mengacu pada tinggi Pedestal Raised Floor atau Access Floor, maka Media Akses terbagi dari:

a. Ramp Way adalah jalur melandai di depan pintu, yang dibuat dengan konstruksi rangka kayu balok atau besi siku, dan difinishing menggunakan Rubber Anti Slip, untuk memudahkan orang dan Trolley masuk. Ramp Way sendiri bisa dibuat dan dipasang secara Permanent atau Movable, berdasarkan kebutuhan dan berdasarkan luas Ruangan yang akan dipasang Raised Floor atau Access Floor.
b. Step Tangga atau Anak tangga, dengan konstruksi rangka kayu balok atau besi siku, dan difinishing menggunakan Rubber Anti Slip, yang hanya digunakan untuk memudahkan orang masuk kedalam Ruangan yang telah dipasang Raised Floor atau Access Floor.

(4). Insulasi
Insulasi adalah Lapisan Penahan Panas Pencegah Kondensasi, dengan komposisi Rubber berbahan khusus, dan difinishing menggunakan Alumunium Sheet diatasnya. Fungsi Insulasi sebagai penahan perbedaan suhu pada ruang dibawah Raised Floor atau Access Floor dengan ruang diatas ceiling pada lantai dibawahnya. Material ini diperlukan khusus untuk instalasi Raised Floor atau Access Floor diatas lantai dasar atau lantai satu dan seterusnya, dan ruangan tersebut menggunakan AC Presisi tipe Down Flow.

(5). Tile Lifter / Puller
Adalah Tools untuk mengangkat dan memindahkan panel Raised Floor atau Access Floor, yang digunakan untuk keperluan pengontrolan, troubleshooting atau melakukan instalasi tambahan Cabling Systems yang ada dibawah Raised Floor atau Access Floor. Lifting Tools juga sering disebut Double Cup Lifter, Tile Lifter atau Veribor.

4). Cooling Systems
Sistem Pendingin Ruangan atau AC (Air Conditioning) terbagi dua tipe 
AC tipe Comfort, banyak digunakan untuk keperluan perumahan, perkantoran, gedung bertingkat dan lain sebagainya. Sedangkan AC Presisi atau biasa disingkat PAC (Precision Air Conditioning) adalah salah satu sistem pendingin yang dibuat untuk menjaga secara konstan Suhu (Temperature) 18 s.d 20 derajat celcius dan Kelembaban (RH : Relative Humidity 50% dengan toleransi +/- 5%) pada suatu ruangan tertutup yang didalamnya terdapat perangkat-perangkat yang membutuhkan pendingin secara kontinyu. Dan selama beroperasi PAC tersebut dapat mempertahankan suhu dan kelembaban secara konstan dan stabil selama 24 jam terus menerus. Aplikasi penggunaannya PAC sendiri biasanya digunakan untuk keperluan : Data Center, Ruang Control, Ruang Panel, Ruang Perangkat Telekomunikasi, Laboratorium, dan lain-lain.

Perbedaan mendasar pada AC tipe Comfort dan AC tipe Presisi :
  • AC Comfort didesain hanya untuk kenyamanan, tidak mempunyai fitur untuk menjaga kelembaban ruang, blowernya kecil dan tidak mampu memindahkan panas dengan cepat, dan direkomendasi untuk beroperasi s/d 8 jam perhari saja.
  • AC Presisi Mempunyai fitur untuk menjaga suhu ruangan dengan stabil, mampu menjaga tingkat kelembaban, Air Flow yang besar, dapat bekerja sampai dengan 24 jam non-stop pada ruangan tertutup (Close Control Systems : Tidak boleh tercampur dengan udara dari luar ruangan la in) dan sangat direkomendasikan untuk kebutuhan Data Centre, Ruang Control, dan lain-lain. Selain itu, AC Presisi tipe Down Flow harus menggunakan Raised Floor atau Access Floor.
Untuk diketahui, pada saat equipments di Data Centre atau Ruang Control beroperasi, maka semua equipment tersebut akan mengeluarkan panas, dan panas tersebut harus segera dikondisikan oleh suatu sistem pendingin dalam hal ini AC, jika panas tersebut tidak segera dikondisikan, maka panas tersebut akan terus bertambah bahkan melampaui batas, sehingga akan menyebabkan kerusakan pada equipment yang ada di Ruang Data Centre atau Ruang Control.

5). Fire Suppression
Data Center adalah Ruangan Khusus yang berfungsi untuk menempatkan berbagai perangkat ICT, diantaranya : Server, Storage, Network Devices dan perangkat penunjang lainnya. Data Center juga berfungsi sebagai Ruang Kontrol seluruh aktifitas Sistem Komputerisasi pada suatu institusi, untuk itu dibutuhkan Sistem Peringatan Dini (Early Warning System) agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti bahaya kebakaran.

Memiliki Peralatan Pencegah dan Pemadam Kebakaran bukan berarti menggunakan Alat Penyemprot Air Otomatis (Water Sprinkler) ketika listrik masih menyala. Data Center yang ideal harus memiliki Pintu Darurat untuk proses evakuasi saat terjadi kebakaran. Ada banyak variant Sistem Fire Supression yang tersedia pada saat ini. Untuk produk Fire Suppression yang populer dan aman bagi manusia adalah tipe FM-200. FM-200 pada prinsipnya adalah pemutus rantai reaksi.

Fire Suppression tipe FM-200 dapat diintegrasikan dengan Precission Air Contitioning (Optional) yang secara otomatis dapat saling berkomunikasi bila terjadi bahaya kebakaran. Fire suppresion FM-200 termasuk Clean Agent (tidak meningalkan residu atau bekas pemadaman), karena tidak mengotori dan merusak Perangkat Electric atau Electronic pada saat FM-200 direlease, selain itu Gas FM-200 tidak berbau dan berwarna sehingga aman bagi manusia.

Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media pemadam : Efektivitas pemadaman dan Issue ODP (Ozone Depletion Potential) serta issue GWP (Global Warming Potential) yang menyebabkan beberapa tipe Gas Fire Suppression telah dilarang penggunaannya (Contoh : Gas Halon, karena Gas tersebut mengikat udara). Untuk diketahui bahwa di negara berkembang, penggunaan Gas Halon terus dikurangi dengan batas waktu sampai 2015 dan dibeberapa negara maju telah jatuh tempo di tahun 2000 yang lalu (Montreal Protocol - NFPA2001) karena dapat merusak lapisan Ozon lebih cepat dibanding CFC.

6). Cable Pathways
Cable Pathways atau biasa disebut Cable Tray adalah media penempatan Cabling Systems yang berfungsi sebagai Jalur Kabel (Data, Voice dan Power) di area Data Center. Cable Pathways sangat efektif untuk mengelola dan melindungi Cabling Systems saat instalasi dipasang, saat instalasi diubah atau dipindahkan sewaktu-waktu, ataupun untuk pertumbuhan Cabling Systems Data Center dimasa yang akan datang.

Fungsi lain Cable Pathways adalah melindungi Cabling Systems terhadap gangguan-ganguan dari luar, seperti induksi elektromagnetic, gigitan hewan pengerat, suhu yang extreme dan lain-lain. Selain itu dengan menempatkan Cabling Systems pada media Cable Pathway maka Cabling Systems terlihat rapi dari segi estetika.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah penempatannya, mana yang harus ditempatkan dibawah Raised Floor dan mana yang harus dipasang dibawah Ceiling. Dan juga Kabel Data dan Kabel Power harus ditempatkan terpisah agar menghasilkan transmisi data yang lebih baik.

7). Rack Systems
Fungsi Rack System : suatu media untuk menempatkan Passive Devices dan Active Devices, yang ditata secara terstruktur. Passive Devices berupa Material Utama Cabling Systems, seperti : Horizontal Copper dan FO Cable serta Patch Cord beserta Aksesorisnya, seperti : Copper Patch Panel, FO Rackmount Enclosure dan Wiring Management. Active Devices bisa berupa Server, Storage, UPS, EMS dan Network Devices, seperti : Switches, Router, Media Converter, Firewall, Bandwidth Management, MODEM, KVM Drawer atau KVM Switch. Namun perlu diperhatikan juga, bahwa semua Devices yang dipasang didalam Racks, adalah Devices yang mempunyai tipe Rackmount. Mengacu pada kebutuhan Rack Systems yang digunakan di Data Centre, maka Rack Systems merupakan infrastruktur utama yang harus ada dan terpasang rapi di dalam Data Center, penempatannyapun harus mengikuti kaidah-kaidah standar yang telah ditentukan, mana posisi Hot Area dan mana posisi Cold Area, untuk memperpanjang lifetime devices yang terpasang, selain itu khusus untuk Free Standing Closed Rack sebaiknya ditempatkan diatas Raised Floor atau Access Floor.

Dimensi lebar Rack Systems, mempunyai 2 jenis ukuran lebar : 19" dan 24", Rack Systems berukuran 19" biasanya digunakan untuk keperluan IT, sedangkan Rack Systems dengan ukuran 24" banyak digunakan untuk penempatan equiment Telco.

Dimensi tinggi Rack Systems, dihitung berdasarkan : U (Unit) atau RU (Rack Unit) atau HU (High Unit), namun dipasaran lebih dikenal dengan istilah "U". Ukuran 1U = 4,5cm atau 1.75", dan untuk memudahkan pemasangan equipment di Rack Systems, maka 1U = 3 lubang Cage Nuts. Oleh pabrikan pembuatnya, Rack Systems diproduksi dan disupply dari ukuran 8U s.d 45U, namun  untuk  brand tertentu (Produk BuiltUp) ada yang memproduksi Standing Closed Rack hingga 48U. 

Rack Systems terdiri dari 3 tipe, dengan fungsi sesuai peruntukannya :
  • Free Standing Closed Rack banyak digunakan untuk kebutuhan Ruang Server atau Data Center.
  • Open Rack biasanya digunakan untuk instalasi Passive Devices atau instalasi perkabelan saja.
  • Wallmounted Closed Rack umumnya sebagai IDF, atau Sub-Instalasi jaringan antar lantai.
Dalam pendistribusiannya, Rack Systems disupply dengan 2 opsi : Basic Rack dan Accesoris. Basic Rack hanya terdiri dari struktur Rangka dan Pintu saja, sedangkan Accesoris Rack terdiri dari : Cooling Systems (Heavy Duty Fan), Vertical atau Horizontal Cable Tray, Flat Shelf, Sliding Keyboard, Drawer, Wiring Management, Power Outlet dan Cage-Nut-Set (Set-of-3).

8). Electrical
Di dalam Data Centre terdapat beberapa perangkat yang sensitive terhadap perubahan tegangan dan grounding. Ada juga beberapa perangkat yang harus hidup terus menerus selama 24 jam sehari. Untuk itu diperlukan instalasi Jaringan Listrik (Feeder, Distribution, Panel dan Grounding Systems) yang benar dan tertata rapi, agar dapat memperpanjang Life Time semua perangkat Sistem Komputerisasi dan Equipment Penunjang yang ada di Data Center.

Perencanaan sistem kelistrikan untuk sebuah Data Center, harus mempertimbangkan beberapa hal berikut ini :
  • Antisipasi beban berdasarkan perkembangan Teknologi ICT
  • Antisipasi kegagalan pasokan Power Supply
  • Perencanaan pengaturan Distribusi Catu Daya dan Grounding Sistem.
Sebagai ilustrasi, instalasi jaringan listrik kami pusatkan pada Electrical Panel (Panel MDP atau SDP, tergantung seberapa besar level Data Center yang akan dibangun) yang berfungsi untuk pembagi catu daya ke semua Racks dan Active Devices yang ada di dalam Data Centre. Semua perangkat sistem komputerisasi dan jaringan yang harus tetap bekerja selama 24 jam nonstop, Catu Dayanya kami siapkan dari UPS melalui Panel kkusus, yakni Panel In/Out UPS. Pada masing-masing Rack supply listriknya kami gunakan Stop Kontak khusus, yang selajutnya kami hubungkan melalui Vertical atau Horizontal Power Outlet yang bersumber dari PLN dan UPS.

9). Security Systems
Untuk tujuan pengamanan yang bersifat Antisifasi dan Monitoring Data Center dari gangguan Pihak Luar, dalam hal ini User atau Orang tidak punya akses terhadap Data Center, maka Data Center harus dilengkapi dengan perangkat pengaman berupa berupa CCTV dan Access Door.

CCTV System untuk memonitor semua kegiatan yang berlangsung didalam Data Center
CCTV System yang tersedia pada saat ini ada dua macam yaitu CCTV dengan Analog Video Recording dan CCTV dengan Digital Video Recording. CCTV dengan Digital Video Recording banyak memiliki keunggulan karena dapat diakses oleh siapa saja (jika diberi otoritasi) melalui Jaringan Komputer (IP Base). Media penyimpanannya berupa  Hardisk dan dapat menyimpan kapasitas sampai dengan 30 hari nonstop. Untuk melihat hasil rekaman pada jam tertentu, maka hal tersebut dapat dengan mudah ditampilkan, berbeda dengan Sistem Analog yang menggunakan Cassete sebagai media penyimpanan. Sedangkan tipe Kamera yang biasa dipasang berupa Doom Camera, dengan penempatan Kamera sebagai berikut :
  • Didalam ruang Data Center
  • Didalam ruang Power Room (Jika Power Room dibuat terpisah)
  • Didalam ruang NOC (Network Operation Center)
  • Didalam ruang Helpdesk
  • Didalam ruang Penyimpanan Media / Tape
  • Dan diluar ruang Data Center.
Access Door digunakan untuk membatasi User atau Orang yang dapat memasuki Data Centre
Saat ini tersedia berbagai perangkat Access Door dengan berbagai metoda. Yang terpopuler pada saat ini ada dua macam, yakni : tipe Access Card dan Finger Print. Sebagai catatan, Data Center idealnya harus tertutup rapat dari akses secara fisik maupun dari pandangan umum atau dibuat Kamuflase, serta dilengkapi keamanan fisik seperti kunci Rack Server. Penempatan Access Door untuk kebutuhan Data Center, adalah sebagai berikut :
  • Pintu masuk utama
  • Power Room
  • NOC Room
  • Helpdesk Room
  • Dan ditempat penyimpanan Media atau Tape
10). Fiber Optic (Indoor & Outdoor Backbone)
Fiber Optic atau Serat Optik adalah media transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah Laser atau LED. Kabel jenis ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer.

Backbone atau Jaringan Tulang Punggung, merupakan infrastruktur yang sangat fundamental pada suatu jaringan. Sama halnya, jika kita membuat persamaan antara Backbone dan Jalan Tol, maka keberadaan jalan tol tersebut haruslah benar-benar lebar, agar dapat dilalui oleh banyak dan berbagai macam tipe kendaraan, serta mempunyai kualitas struktur yang kuat secara fisik, agar investasi yang telah dikeluarkan untuk membangunnya, bisa dimanfaatkan secara optimal dalam jangka waktu yang panjang. 

Diluar semua itu, satu hal yang tidak kalah penting adalah, keberadaan jalan tol tersebut harus bebas dari berbagai macam hambatan. Kembali pada jaringan tulung punggung, maka Media Transmisi dengan kualitas material yang memenuhi kriteria seperti diatas adalah Fiber Optic. Secara fisik, Fiber Optic mempunyai karakteristik jaket pembungkus yang sangat kokoh (Tipe Outdoor), lebar pita transmisi hingga gigabit, dan relative menguntungkan jika digunakan untuk media transmisi luar ruang (Outdoor), karena tidak rentan terhadap interferensi dan sambaran petir.

Beberapa keunggulan jika menggunakan Backbone Fiber Optic Lebar jalur besar, sehingga dapat memuat kapasitas informasi yang sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan. Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi. Ukuran lebih kecil dari Kabel Tembaga (Copper) dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang, Sinyal Digital, Imun atau kebal terhadap gangguan Elektromagnetik dan gangguan Gelombang Radio, Non-Penghantar (Karena tidak menghantarkan listrik, sehingga tidak menimbulkan percikan api dan tidak mudah terbakar) dan tidak menimbulkan korosi (Berkarat).

Fiber Optic terdiri dari dua jenis, Singlemode berdiameter 9 micron dan biasanya lebih banyak digunakan untuk media transmisi jarak jauh, Antar Gedung atau Kawasan. Multimode terdiri dari dua jenis, berdiameter 62.5 micron dan 50 micron, tipe kabel Multimode digunakan sebagai media transmisi jarak dekat, Antar Lantai, atau dengan jarak kurang dari 450 meter.

Secara fungsi, kabel Fiber Optic terbagi menjadi dua :
  • Tipe Outdoor (Kabel Tanam dan Kabel Udara) digunakan untuk luar ruang dengan kondisi medan yang ekstrim dan kelembaban suhu yang tinggi.
  • Tipe Indoor lebih banyak digunakan didalam ruangan atau gedung.
Untuk setiap project instalasi Fiber Optic (Indoor & Outdoor Backbone) yang biasa kami lakukan, instalasinya kami lakukan dengan cara terstruktur atau lebih dikenal dengan istilah Structured Cabling, yang mengacu pada standarisasi sistem perkabelan yang baik dan benar, menggunakan media Rackmount Enclosure, Wiring Management dan Patch Cord dengan kualitas yang baik dan bersertifikasi internasional.

11). Copper Structured Cabling (Distributions LAN & Voice)
Pada saat ini sistem kabel jaringan bisa diibaratkan urat nadi kehidupan suatu institusi yang berbasis Sistem Informasi. Metoda Instalasi, kualitas bahan baku kabel dan prosedur pengujian, jarang sekali menjadi perhatian para Manajer ICT, jika pada kenyataannya institusi tempat mereka bernaung selalu mengedepankan masalah efisiensi budget. Sudah bukan rahasia lagi, permasalahan kabel jaringan tidak menjadi sorotan alias dikesampingkan, dalam porsi belanja ICT suatu institusi.

Jika kita bertanya pada seorang Manajer ICT, mengenai masalah jaringan yang paling umum mereka rasakan, kemungkinan besar kita akan mendengar mereka berkomentar masalah kabel, khususnya kabel data. Bisa dibayangkan kalau hal tersebut terus terjadi tanpa adanya solusi yang komprehensif dan holistik. Semua masalah tersebut dapat dihindari, jika kabel jaringan yang dipasang adalah produk berkualitas. Selain itu, kabel harus dipasang mengikuti pedoman yang ketat dan spesifik, dan pengujiannya harus dilakukan menggunakan peralatan yang tepat, sehingga semua equipment Cabling Systems terpasang secara standar atau “Structured Cabling”, dan dapat disertifikasi oleh Pihak Principal. Dan kami JALASISTEMA, selalu menganjurkan kepada semua pelanggan kami, untuk melakukan opsi instalasi instalasi Copper Cable (Data dan Voice) secara terstruktur atau lebih populer dengan istilah Structured Cabling, dan untuk itu Institusi dan Engineer kami telah memiliki sertifikasi dan pengalaman instalasi, baik untuk kebutan instalasi di Office Area ataupun pada Data Center.

Untuk kebutuhan komunikasi Data dan Voice, maka keberadaan Kabel Tembaga atau biasa disebut Copper Cable masih banyak kita jumpai saat ini. Kabel Data jenis tembaga dibedakan dalam format Category, contoh : Category 5e, Category 6 dan Category 7, selain itu ada juga jenis kabel : UTP, STP dan FTP yang penggunaannya disesuaikan berdasarkan kebutuhan.

Professional Services

I). Migrasi Data Center / Relokasi Data Center
Pekerjaan Migrasi biasanya dibutuhkan pada saat adanya perpindahan atau relokasi semua perangkat Data Center atau sebagian perangkat Data Center (Parsial) dari satu lokasi ke lokasi lainnya, Contohnya : 
  • Pindah Gedung (Dari satu Gedung ke Gedung lainnya, dia Area yang sama atau Area yang berbeda)
  • Pindah Lantai (Dari satu Lantai ke Lantai lainnya, masih di Gedung yang sama)
  • Atau Pindah Posisi Rack (Mapping ulang posisi Racks)
Jasa Migrasi Data Center / Relokasi Data Center yang kami tawarkan meliputi : 
  • Site Survey 
  • Dokumentasi Awal/Temporary Labeling 
  • Unmounting
  • Relokasi
  • Mounting
  • Interkoneksi
  • Cabling Management
  • Testing
  • Fix Labeling dan Dokumentasi semua perangkat Active Devices dan Pasive Devices yang ada di Data Center, termasuk bongkar pasang Raised Floor atau Access Floor.
II). Rewiring Cabling Systems
Infrastruktur Sistem Perkabelan untuk kebutuhan Komputerisasi dan Komunikasi (Perkabelan Data, Voice dan Power) pada suatu Institusi, biasanya tidak mendapatkan perhatian khusus dalam perencanaan hingga  implementasinya, begitu juga dalam porsi belanja IT, budget untuk Sistem Perkabelan biasanya dikesampingkan untuk mengedepankan porsi belanja IT yang lain, seperti : Aplikasi, Server, Storage dan Worstation. Sedangkan kualitas dari interkoneksi antar perangkat IT dan Komunikasi (Server, Storage, Workstation, Printer, Scanner dan PBX) sudah menjadi kebutuhan yang sangat vital untuk suatu proses komputasi selama jam operasional atau 24 jam / hari untuk institusi yang menerapkan Sistem Online. Dampak dari hal tersebut diatas, akan mengakibatkan terganggunya proses komputasi pada suatu institusi, diantaranya adalah sebagai berikut :
  • Interkoneksi antar Perangkat IT dan Perangkat Komunikasi terputus tiba-tiba, tanpa diketahui penyebabnya.
  • Sistem Perkabelan terputus oleh gangguan hewan pengerat, karena tidak adanya proteksi yang melindungi Sistem Perkabelan.
  • Interkoneksi Jaringan IT dan Jaringan Komunikasi berjalan lambat, karena tidak standarnya Metode Terminasi Sistem Perkabelan.
  • Sulitnya melakukan Pelacakan Permasalahan atau Troubleshooting (Di Area Workstation dan Area Data Center) saat terjadinya permasalahan Sistem Perkabelan, karena tidak adanya Sistem Labeling yang standar
  • Perangkat Active atau Active Device sering rusak, karena tidak menerima pasokan Catu Daya yang baik dan benar.
  • Sistem Perkabelan akan terlihat semrawut seperti Spaghetti atau Benang Kusut, dan akan menyulitkan saat akan dilakukan Instalasi Tambahan, Perubahan Instalasi, Maintenance ataupun Troubleshooting. 
Dikarenakan tidak adanya Tata Kelola Sistem Perkabelan yang baik dan benar seperti konsep Structured Cabling Systems. Untuk itu kami menawarkan Jasa Nilai Tambah dengan Kualifikasi Engineer yang handal, untuk mengatasi semua permasalahan Cabling Systems tersebut, baik perkabelan yang ada dibawah Raised Floor, maupun Cabling Systems yang ada didalam Racks.

Solusi Data Center
Anda kebingungan dengan pencarian solusi data center? Saat ini anda tak perlu kebingungan lagi dengan solusi data center bagi website anda karena dengan merencanakan pengaturan yang tepat pada sebuah data website anda akan membuat data center anda terkumpul secara praktis.

Pada dasarnya menurut pengertian secara harfiah, data center merupakan pusat data yang memfasilitasi suatu penempatan sistem komputer dan equipment – equipment yang terkait didalamnya seperti sistem komunikasi data dan penyimpanan datanya. Dengan adanya fasilitas ini dapat menghindari adanya redundant daya dan koneksi komunikasi data serta pengontrol lingkungan. Peran penting dari adanya sebuah data center ini membuat sebuah issue terupdate tentang data center ditengah pelaku bisnis internet sehingga ini bisa menjadi sebuah solusi data center.

Berkembangnya sebuah issue ini menyebabkan sebagian pelaku bisnis melakukan penerapan sebuah mekanisme desain dan perencanaan terhadap aspek - aspek data center. Bagi anda yang ingin mengetahui beberapa aspek yang perlu dilakukan desain dan perencanaannya maka berikut ini adalah ulasannya, yaitu :
  • Lokasi yang aman serta memenuhi syarat sipil bangunan seperti : geologi, vulkanologi, dan topografi
  • Melakukan penerapan sistem cadangan untuk sistem catudaya
  • Melakukan pengupayaan sistem tata udara
  • Melakukan pengupayaan sistem pengamanan
  • Melakukan pengupayaan sistem monitoring lingkungan
  • Melakukan pengupayaan sistem komunikasi data
  • Serta yang penting juga melakukan penerapan tata kelola standar
Berbagai aspek - aspek itulah yang wajib dilakukan pengupayaan desain dan perencanaan sistemnya agar tidak menyebabkan kurangnya efektivitas kerja sistem. Pada pekan terakhir ini sudah ada sebuah gagasan baru yang mengungkapkan tentang solusi data center bagi bisnis komunikasi. Gagasan baru ini berupa green data center. Cara kerja green data center yaitu meletakkan prinsip pengelolaan lingkungan hidup yang banyak disebabkan oleh eksploitasi daya dari data center ini. Dengan berprinsip pada kelestarian hiduplah sebuah penyedia bisnis komunikasi data center ini dapat mengurangi dampak negatif data center dengan sebuah solusi data center berupa pengaturan sistem green data center.

Berlisensi Sebagai Perusahaan Total Solusi IT, kami menyediakan layanan Pemeliharaan Komputer atau Perawatan Komputer adalah suatu bentuk kegiatan Perusahaan IT yang ditujukan untuk menangani dan memperbaiki masalah-masalah yang terdapat pada komputer. Secara garis besar kegiatan Perawatan TI atau Pemeliharaan TI dibagi atas dua bagian Jasa IT Solusi, yaitu sebagai berikut :
  • Jasa Maintenance software yang umum dikerjakan adalah update software seperti antivirus, program dan aplikasi, Sistem Operasi, dan file-file lainnya.
  • Jasa Maintenance hardware meliputi perawatan teknis terhadap semua bagian perangkat keras dari komputer, Server, Storage, Jaringan dan Perlengkapan Komputer lainnya. Pemeliharaan IT meliputi pengecekan fungsi dan garansi hardware, pembersihan bagian bagian mesin CPU, monitor, perangkat input, perangkat cetak dan perangkat jaringannya.

Kegiatan Maintenance IT ditujukan untuk menjaga kesinambungan operasional dan kinerja dari unit IT yang digunakan baik Software maupun Hardware. Kegiatan Maintenance Teknologi Informasi dan Komunikasi dilaksanakan secara berkala, atau waktunya ditentukan sesuai kebijakan masing masing pihak yang menanganinya. Alasan dilaksanakan Perawatan IT adalah karena Perangkat IT rentan terhadap masalah (virus, kotornya hardware, dll) sehingga perlu memastikan komponen-komponen software dan hardware berjalan dengan baik.

Berlisensi sebagai Perusahaan Jasa Teknologi Informasi Komunikasi memberikan Jasa Kontrak Pemeliharaan dan Perawatan Perangkat Keras dan Perangkat Lunak (Maintenance IT Hardware dan Maintenance IT Software), Jasa IT tersebut meliputi :
  • Kontrak Pemeliharaan dan Perawatan Perangkat Keras 
  • Kontrak Pemeliharaan dan Perawatan Perangkat Lunak
  • Kontrak Pemeliharaan dan Perawatan Jaringan IT / Jaringan Komputer / Jaringan Internet
  • Jasa Instalasi Perangkat Keras
  • Jasa Instalasi Perangkat Lunak
  • Jasa Instalasi Jaringan IT / Jaringan Komputer / Jaringan Internet

    Berlisensi merupakan Perusahaan Jasa Jaringan Komputer dan Jasa Jaringan Internet yang memberikan Produk dan Layanan dengan kualitas terbaik pada pelanggan kami, Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami :

    PT. Berlisensi Berkah Mandiri | Konsultan | Jasa IT | Data Center | Jaringan 

    Spinindo Building 2nd Floor, Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 76, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10340 Indonesia
    Phone     : ‪(+62-21) 22390938
    Fax         : (+62-21) 22390938
    Mobile    : (+62) 816 289 458
    Email     : info@berlisensi.com
    Website  : http://www.berlisensi.com

    Our Partner
    For any inquiries or questions regarding our Products, Services and Solutions, please contact PT. Berlisensi Berkah Mandiri. Giving approriate services is our business.
    Call Now (+62) 816 289 458