Call Us Now : (+62) 816 289 458
Monday - Friday : 08.00 - 17.00

Microsoft Client Access License

PT. Berlisensi Berkah Mandiri | Konsultan | Jasa IT | Data Center | Jaringan  

Kami merupakan Microsoft Reseller Partner Indonesia yang mengkhususkan diri pada Penjualan Microsoft License, Microsoft Office, Microsoft Education, Microsoft Office University, Microsoft Office Student, Microsoft Office 365, Microsoft Operating System, Microsoft Windows, Microsoft Server, Microsoft Volume Licensing, Microsoft Original, Microsoft Genuine, Microsoft CAL, Microsoft OLP, Microsoft OEM, Microsoft FPP, Microsoft License Original, Microsoft License Genuine, Microsoft License CAL, Microsoft License OLP, Microsoft License OEM, Microsoft License FPP, Microsoft Windows Original, Microsoft Windows Genuine, Microsoft Windows OEM, Microsoft Office Original, Microsoft Office Genuine, Microsoft Office OEM, Microsoft Server License.

Apa Itu Lisensi?
Apa itu lisensi? Lisensi (di sini kita berbicara mengenai lisensi software / software licensing) adalah suatu hak legal dimana kita dapat melakukan peng-install-an suatu software pada suatu hardware, penggunaan software tersebut, melakukan akses terhadap software tersebut, menjalankan software tersebut dan berinteraksi dengan software tersebut. Jadi jika kita sudah secara resmi memiliki suatu lisensi yang legal maka kita dapat melakukan beberapa hal di atas terhadap suatu software. Microsoft pada dasarnya menjual kepada kita adalah Lisensi / Hak untuk kita bisa menggunakan produk – produk milik Microsoft. Contohnya adalah anda datang ke toko, kemudian membeli Windows 10 Home, yang sebenarnya anda beli bukanlah program Windows 10 Homenya, tetapi HAK untuk memakai Windows 10 home. Sehingga kita sebagai pembeli harus mentaati aturan – aturan yang diberikan oleh Microsoft sebagai pemilik produk tersebut yang dicantumkan di dalam EULA (End User License Agreement), EULA menyatakan bahwa pengguna oleh menggunakan perangkat lunak ini dengan syarat ia harus setuju untuk tidak melanggar semua larangan yang tercantum pada EULA tersebut. EULA di dalam Microsoft sendiri memiliki beberapa nama, untuk produk retail OEM adalah Microsoft Software License Terms, untuk produk retail FPP adalah Retail Software License Terms dan untuk Volume License Agreement menggunakan Product Terms.

Jenis – Jenis Pembajakan
Pembajakan atau penggunaan piranti lunak yang tidak memenuhi syarat, bukan hanya sebatas ketika dilakukan penggandaan atau memperbanyak suatu software kemudian disebar luaskan dengan berbagai macam cara. Berikut adalah beberapa hal yang harus diwaspadai dalam melakukan proses installasi atau penggunaan software Microsoft yang termasuk dalam kategori pembajakan :

• End User Copying
Kegiatan ini adalah dengan cara melakukan penggandaan atau memperbanyak perangkat lunak tanpa disertai dengan lisensi yang sah. Dalam hal ini ketika dilakukan proses memperbanyak perangkat lunak melebih jumlah lisensi yang dimiliki.

• Hard Disk Loading
Kegiatan ini dilakukan oleh system builder dengan cara melakukan penggandaan dari satu lisensi yang sah, kemudian lisensi itu digandakan dan dipasangkan ke dalam harddisk dari PC / Notebook / Server secara tidak sah dan kemudian PC / Notebook / Server yang telah dipasangkan tersebut dijual. Dalam kasus ini penjualan tidak disertai dengan media dan dokumentasi pendukung yang sah.

• Counterfeiting
Kegiatan ini dilakukan dengan cara membajak piranti lunak dan membuat kemasan piranti lunak tiruan dan kemudian menjualnya sebagai barang asli. Penjualan yang dilakukan dari hasil pembajakan ini tidak disertai dengan media dan dokumentasi pendukung yang sah.

• Internet Piracy
Kegiatan ini menggunakan media internet untuk melakukan proses distribusi, penjualan, pengiklanan dari piranti lunak yang telah dibajak

• Mischanneling
Kegiatan ini adalah proses menjual piranti lunak ke pasar dengan menggunakan lisensi yang ditujukan kepada golongan tertentu (pemerintahan, lembaga akademik, lembaga non profit) ke pihak lain yang tidak memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh ketentuan lisensi tersebut.

Lisensi Microsoft Rental Rights Agreement
Lisensi Microsoft Rental Rights Agreement adalah lisensi add-on yang harus dibelikan jika anda adalah partner Microsoft yang melakukan jasa sewa PC / Notebook, warung internet atau partner Microsoft yang memiliki seat management project. Biasanya Rental Rights Agreement dapat dibeli melalui Volume Licensing Agreement.

Per 1 Februari 2016, Microsoft menghapuskan SKU Rental Right Agreement dari Volume Licensing Agreement sehingga produk Windows Client dan Office yang and beli sudah memiliki hak untuk disewakan kepada end user anda selama anda setuju dengan “Agreement for Leasing or Renting Certain Microsoft Software Products"

Lisensi Microsoft – OEM (Original Equipment Manufacturer)
Kita akan membahas salah satu program lisensi Microsoft yaitu Microsoft OEM. OEM ditujukan untuk penjualan lisensi Microsoft yang harus disatukan bersamaan dengan penjualan device baru dan dalam bentuk pre-installed. Lisensi OEM hanya mengijinkan pengguna menggunakan perangkat lunak yang terlisensi dalam bentuk OEM dengan device yang datang bersamaan dengan perangkat lunak tersebut, dalam arti lain lisensi perangkat lunak tersebut tidak diperbolehkan untuk dipindahkan ke device lain. Lisensi OEM juga tidak boleh dijual terpisah atau tidak bersamaan dengan device baru.

Bukti kepemilikan OEM adalah pada COA (Certificate Of Authenticity) yang melekat pada device yang dipasangkan perangkat lunaknya. Label COA disertakan pada setiap lisensi perangkat lunak. Untuk perangkat lunak yang pre-installed pada device baru, label COA harus ditempelkan oleh system builder di device yang dijual. Label COA juga berisi product key, yang akan diperlukan dalam proses pemasangan atau pemasangan ulang perangkat lunak tersebut. Label COA harus didistribusikan sebagai bagian dari lisensi System Builder perangkat lunak secara lengkap, yang juga termasuk CD instalasi asli (berhologram) dan dokumentasi. COA bukanlah lisensi perangkat lunak. COA adalah alat bantu visual yang membantu dalam menentukan apakah perangkat lunak yang terpasang adalah asli atau tidak. Sebuah COA tidak boleh dibeli, dijual atau didistribusikan dengan sendirinya tanpa perangkat lunak yang harus dibuktikan keasliannya. Label COA tidak dapat didistribusikan sebagai satu bagian terpisah. Harap diperhatikan bahwa label COA jangan sampai hilang, robek atau rusak karena dapat menyebabkan hilangnya bukti kepemilikan anda. 

Aturan dan Batasan Lisensi Microsoft OEM
License Transfers
Lisensi OEM tidak diperbolehkan dipindahkan ke perangkat yang lain, meskipun perangkat awal nya sudah tidak dipakai lagi atau software nya sudah tidak digunakan lagi. Lisensi OEM mengikat pada perangkat dimana lisensi tersebut dipasang.

Re-imaging
Re-imaging adalah salah satu fitur pada Microsoft Volume Licensing Agreement, pelanggan yang memiliki Volume Licensing Agreement dapat melakukan re-image untuk semua software yang dia miliki (termasuk Microsoft OEM Software) menggunakan media Volume Licensing. Hasil re-imaged dari media Volume Licensing harus identic dengan produk berlisensi yang asli (produk dengan versi yang sama, memiliki komponen yang sama dan harus dalam Bahasa yang sama). Pelanggan harus membeli minimal 1 license dari produk yang dibutuhkan untuk di lakukan re-image untuk mendapatkan media kit dan produk key nya. Media kit dari Volume Licenseing harus digunakan untuk melakukan re-image, tidak diperbolehkan menggunakan media kit OEM.

Hardware Replacement
Motheboard merupakan komponen yang menentukan apakah diperlukan lisensi OEM baru. Setiap terjadi upgrade atau pergantian motherboard maka dibutuhkan lisensi OEM baru.

Downgrade Rights
Mengenai downgrade rights anda dapat melihat informasi lebih lengkap dibawah ini

Microsoft Downgrade Rights
Mengenai Microsoft Downgrade Rights pada produk Microsoft baik di Volume Licensing, OEM dan FPP.  Sebelum kita masuk lebih jauh, ada 2 istilah yang harus kita pahami perbedaannya yaitu “Edisi” dan “Versi”.  Edisi berarti perbedaan fungsi yang ditawarkan  dalam satu product family yang dirilis bersamaan, contoh Office Professional Plus 2013 dan OfficeStandard 2013. Versi mengacu pada generasi yang berbeda pada satu product family, contohnya Office Standard 2013 dan Office Standard 2010.

Downgrade Rights antara generasi sekarang (N), generasi sebelumnya (N-1), dan generasi sebelum itu (N-2) terbatas pada edisi yang sama antar versi, contohnya Windows 8.1 Pro memiliki downgrade rights ke Windows 8 Pro dan Windows 7 Pro, namun Windows Pro 8.1 tidak boleh downgrade ke Windows 8 Enterprise.

Tabel berikut merupakan perbandingan Downgrade Rights antara 3 Microsoft Agreement yaitu Volume Licensing, FPP dan OEM :

Software License Agreement Type
Application Software
System Software
Server Software
Volume Licensing
Dowgrade Rights berlaku untuk semua produk aplikasi Microsoft melalui Volume Licensing
Dowgrade Rights berlaku untuk semua produk system Microsoft melalui Volume Licensing
Dowgrade Rights berlaku untuk semua produk server Microsoft melalui Volume Licensing
OEM
Tidak memiliki hak downgrade
Downgrade Rights berlaku untuk Windows 8.1 Pro, Windows 8 Pro, Windows 7 Ultimate, Windows 7 Pro, Windows Vista Ultimate, Windows Vista Business
Downgrade Rights berlaku untuk semua edisi Windows Server yang sama dengan atau lebih tinggi dari versi 2003R2
FPP
Tidak memiliki hak downgrade
Tidak memiliki hak downgrade
Downgrade Rights berlaku pada beberapa produk server
Software Assurance Yang Ada di Microsoft Agreement
Volume Licensing memiliki hak downgrade, OEM dan FPP memiliki hak downgrade jika dibelikan Software Assurance maksimum 90 hari setelah pembelian OEM (hanya berlaku untuk beberapa produk aplikasi pada OEM dan FPP)
Volume Licensing memiliki hak downgrade, OEM dan FPP memiliki hak downgrade jika dibelikan Software Assurance maksimum 90 hari setelah pembelian (hanya berlaku untuk versi tertentu pada OEM dan FPP)
Volume Licensing memiliki hak downgrade, OEM dan FPP memiliki hak downgrade jika dibelikan Software Assurance maksimum 90 hari setelah pembelian

User CAL vs Device CAL
CAL atau Client Access License adalah lisensi untuk klien (baik device atau user) untuk mempunyai hak meng akses produk server Microsoft baik secara langsung maupun tidak langsung. Dalam penjualan nya, Microsoft menjual CAL dalam 2 versi yaitu Device CAL dan User CAL. Kali ini kita akan membahas, CAL manakah yang cocok untuk kita pakai di lingkungan kita.

Device CAL
Device CAL adalah CAL yang mengikat ke Device / perangkat yang dimiliki.  Solusi pembelian DeviceCAL lebih ditujukan untuk perusahaan yang memiliki Device yang diakses oleh lebih dari 1 pengguna, contohnya adalah Call Center / perusahaan yang memiliki karyawan yang bekerja secarashift namun menggunakan Device yang sama. Pada gambar di bawah ini, terlihat ada 2 Device yang mengakses 2 Server namun 1 Device digunakan oleh banyak User, sehingga pembelian Device CAL akan lebih efektif dibandingkan dengan pembelian User CAL.

User CAL
User CAL adalah CAL yang mengikat ke User, User dalam artian di sini adalah internal employee. Solusi pembelian User CAL lebih ditujukan untuk perusahaan yang memiliki User yang mengakses server- server dengan lebih dari 1 perangkat, contohnya adalah 1 User mengakses email dengan 3 perangkat yang dia miliki (Notebook, Smartphone dan Tablet). Pada gambar di bawah ini, terlihat ada 2 User yang mengakses 2 Server namun menggunakan 3 Device yang berbeda, sehingga pembelian User CAL akan lebih efektif dibandingkan dengan pembelian Device CAL, walaupun harga User CAL lebih mahal daripada Device CAL, namun jika dibelikan 3 Device CAL untuk 1 Useryang sama, maka akan lebih murah jika dibelikan hanya 1 User CAL.

Kenaikan Harga User CAL
Per 1 Agustus 2015, Microsoft akan menaikan harga User CAL untuk beberapa produk sebesar 13%. Dengan kenaikan ini maka akan ada perbedaan 30% dengan Device CAL . Beberapa produk yang mengalami kenaikan adalah :

Core CAL Suite
Enterprise CAL Suite
Exchange Server Standard & Enterprise CALs
Lync Server Standard, Enterprise, & Plus CALs
Project Server CAL
SharePoint Standard & Enterprise CAL
System Center Configuration Manager
System Center Endpoint Protection
System Center Client Management Suite
Windows Server CAL
Windows RDS & RMS CAL
Windows Multipoint CAL

Microsoft mengkonfirmasi bahwa kenaikan User CAL ini tidak berlaku untuk konsumen Academicdan Charity . 
Jika kebutuhan Anda ke depan meliputi tersedianya lebih banyaknya CAL untuk mengakses aplikasi, maka sekaranglah saat yang tepat untuk melakukan pembelian.  Ini yang bisa Anda lakukan, yaitu Migrasi sistem Anda ke Azure, dengan migrasi ke Cloud, Anda tidak lagi perlu membeli CAL.

Microsoft Meluncurkan SKU Office365 E5
Per 1 Desember 2015, Microsoft meluncurkan SKU terbaru untuk Office365 Enterprise yaitu Office365 E5. Office 365 E5 merupakan SKU yang memiliki beberapa fitur baru dibandingkan Office365 E4 dan dengan diluncurkannya Office365 E5 Microsoft”mempensiunkan” SKU Office365 E4 dan digantikan dengan Office365 E5.

Beberapa fitur terbaru dari Office365 E5 adalah :
  • Skype for Business services dengan dukungan untuk fitur Cloud PBX dan PSTN Conferencing
  • Analytic fitur seperti Delve Organizational Analytics dan Power BI Pro
  • Advanced security fitur seperti Customer Lockbox, eDiscovery, Advanced Threat Protection dan Data Loss Protection
Dengan Cloud PBX anda dapat menambahkan PSTN calling ke Cloud PBX anda, sehingga anda dapat melakukan dan menerima panggilan telepon di Skype for Business dan dapat mengatur telepon tersebut dengan fitur seperti hold, resume, forward dan transfer.

Untuk Office365 E5 ini dapat berlangganan dengan $ 35/bulan/user dan komitmen 1 tahun di depan. Fitur selengkapnya dapat dilihat di sini .

Lisensi Windows 10
Mengenai lisensi Windows 10, saya yakin banyak pembaca menggunakan sistem operasi pada PC / Notebooknya menggunakan Windows 10. Saat ini ada 4 edisi Windows 10 yang umum dipakai oleh pengguna rumahan maupun pengguna korporasi yaitu Windows 10 Academic, Windows 10 Home, Windows 10 Pro dan Windows 10 Enterprise. Untuk pembelian retail (FPP dan OEM) maka pengguna dapat memilih menggunakan Windows 10 Home atau Windows 10 Pro sedangkan pembelian melalui Volume Licensing maka bisa membeli Windows 10 Academic (khusus untuk institusi akademis) serta untuk korporasi bisa membeli Windows 10 Pro dan Windows 10 Enterprise.

Saya akan membahas mengenai lisensi Windows 10 pada Microsoft Volume Licensing, lisensi Windows 10 adalah 1 : 1 jadi 1 lisensi Windows 10 hanya boleh digunakan pada 1 device saja. Lisensi di Volume Licensing dibagi menjadi 2 yaitu Upgrade Version dan Get Genuine Version. Upgrade Version merupakan versi upgrade jadi jika anda membeli lisensi versi ini maka perangkat yang ingin dipasangkan lisensi ini wajib memiliki basic license terlebih dahulu, jadi tidak boleh perangkat non OS atau perangkat yang memiliki lisensi non legal dipasangkan lisensi ini. Basic license di sini adalah lisensi berupa OEM / FPP atau GGWA (get genuine) dengan versi Pro, jadi bisa berupa Windows 8.1 Pro / Windows 8 Pro / Windows 7 Pro / Windows Vista Business, sedangkan Windows XP Pro diperbolehkan menjadi basic OS hanya untuk New EA/New Open Value/MPSA/Open License.

Kemudian untuk Get Genuine Version atau pada Volume Licensing lebih sering disebut dengan GGWA (Get Genuine Windows Agreement), GGWA merupakan solusi untuk melegalkan sistem operasi desktop / pemutihan. GGWA dibeli jika perangkat anda :
  • Tidak memiliki sistem operasi
  • Memiliki lisensi yang non legal, misal bajakan atau crack
  • Anda ingin membeli Windows Upgrade version namun basic OS yang ada pada perangkat anda adalah edisi RT atau Starter atau Home
Perubahan Enterprise Agreement
Per 1 Juli 2016, Microsoft melakukan perubahan minimum commitment untuk enrollment baru Enterprise Agreement(EA) khusus untuk commercial segment dari yang sebelumnya adalah 250 pengguna / perangkat menjadi 500 pengguna / perangkat untuk Level A (untuk level B, C dan D tidak ada perubahan). seiring dengan perubahan ini maka Microsoft menyarankan untuk pelanggan dengan 250 – 499 pengguna yang ingin membeli solusi Volume Licensing Microsoft untuk dapat memilih solusi lisensi Microsoft yang lain yaitu Microsoft Product and Services Agreement (MPSA) dan Cloud Solution Provider (CSP).

MPSA merupakan program pengganti dari program lisensi Microsoft yang lainnya yaitu Select Plus, di mana Select Plus akan resmi berakhir di 30 Juni 2016 dan seluruh pelanggan Microsoft yang memiliki Select Plus Agreement disarankan untuk berpindah ke MPSA. Sama seperti dengan Select Plus, pada MPSA pelanggan dapat membeli produk Microsoft yang diperlukan untuk dipasang pada on premise namun pelanggan juga dapat berlangganan produk Cloud Microsoft melalui MPSA, dimana hal ini sebelumnya tidak bisa dilakukan pada Select Plus Agreement.

CSP merupakan program lisensi Microsoft terbaru untuk pelanggan yang ingin sepenuhnya outsourcing pengelolaan layanan cloud mereka, CSP menawarkan cara mudah untuk mendapatkan layanan cloud yang pelanggan butuhkan dalam kombinasi dengan layanan nilai tambah yang ditawarkan oleh sistem integrator, hoster atau mitra layanan pelanggan. Produk Cloud Microsoft yang bisa didapatkan pada CSP adalah Office 365, Microsoft Azure, Dynamic CRM Online dan Microsoft Enterprise Mobility Suite (EMS).

Untuk pengguna yang sudah memiliki EA namun memiliki pengguna atau perangkat kurang dari 500 dapat memilih untuk transisi ke MPSA atau CSP, atau pengguna dapat memperbaharui EA mereka dengan memperpanjang untuk satu periode 36 bulan tambahan. Opsi perpanjangan direkomendasikan untuk pelanggan yang kebutuhannya belum didukung oleh MPSA atau CSP, serta bagi pelanggan yang hanya lebih memilih untuk melanjutkan dengan EA.

Harap dicatat bahwa perubahan komitmen minimum tidak berdampak pada pelanggan EA dengan pengguna lebih dari 500 atau perangkat, pelanggan Sektor Publik, atau Server dan Cloud Pendaftaran (SCE).

Sistem Operasi
Sistem operasi atau operating system adalah perangkat lunak sistem yang berfungsi melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem. Sistem operasi juga digunakan untuk menjalankan software aplikasi-aplikasi lainnya. beberapa bagian penting dari sistem operasi diantaranya mekanisme boot, command interpreter atau shell, driver, resource allocator, dan handler. Sistem operasi mengalami perkembangan dari masa-masa, perkembangan sistem operasi semakin lama semakin baik menarik. Beberapa sistem operasi yang dikembangkan di antaranya Microsoft windows yang biasa dikenal dengan windows adalah sistem operasi yang dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan interface berbasis GUI (Graphical User Interface). Windows berawal dari Ms-Dos, kemudian dikembangkan windows 3.0, 3.11, 95, 98, ME, NT, XP, Vista, 7, 8, dan terakhir windows 10.

Kami merupakan Perusahaan Penjualan Software Lisensi Microsoft yang memberikan Produk dan Layanan dengan kualitas terbaik pada pelanggan kami, Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi kami :

      For any inquiries or questions regarding our Products and Solutions, Please Contact Us : 

      PT. Berlisensi Berkah Mandiri | Konsultan | Jasa IT | Data Center | Jaringan 

      Spinindo Building 2nd Floor, Jl. K.H. Wahid Hasyim No. 76, Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10340 Indonesia
      Phone     : ‪(+62-21) 22390938
      Fax          : (+62-21) 22390938
      Mobile    : (+62) 816 289 458
      Email      : info@berlisensi.com
      Website  : http://www.berlisensi.com

      Our Partner
      For any inquiries or questions regarding our Products, Services and Solutions, please contact PT. Berlisensi Berkah Mandiri. Giving approriate services is our business.
      Call Now (+62) 816 289 458